Jateng.Newsz.id, SEMARANG – Fenomena permainan angka gelap di wilayah Kota Semarang dikabarkan kembali meresahkan masyarakat.
Praktik ilegal ini disinyalir kian menjamur hingga ke pelosok pemukiman, menciptakan tantangan besar bagi Kapolrestabes Semarang yang baru, Kombes Pol Heri Wahyudi.
Integritas kepemimpinan baru kini berada di bawah sorotan tajam publik yang menuntut pembersihan total terhadap segala bentuk penyakit masyarakat.
Berdasarkan laporan dari berbagai sumber di lapangan, aktivitas transaksi angka ini mulai terlihat dilakukan secara lebih terbuka di beberapa titik strategis.
Jaringan permainan angka gelap saat ini diduga tidak hanya bergerak secara fisik melalui kios-kios tersembunyi, tetapi juga terintegrasi dengan jaringan daring (online). Istilah “Bos 303” kembali mencuat, merujuk pada aktor intelektual di balik layar yang mengendalikan perputaran uang miliaran rupiah dari aktivitas tersebut.
“Kami resah, praktik ini seperti tidak ada habisnya. Kalau ada razia tutup sebentar, nanti pindah lokasi sedikit lalu buka lagi. Kami berharap Kapolrestabes yang baru benar-benar bisa menyikat akarnya, bukan cuma pelaksana lapangan atau pesertanya saja,” ujar salah satu warga Semarang yang enggan disebutkan namanya.
Kombes Pol Heri Wahyudi, yang belum lama ini menduduki kursi kepemimpinan di Mapolrestabes Semarang, kini diharapkan mampu memberikan tindakan nyata.
Masyarakat menunggu langkah tegas yang tidak hanya menyasar para pelaku di tingkat bawah, tetapi juga mampu membongkar jaringan besar yang selama ini diduga mengendalikan perputaran dana tersebut.
Munculnya keresahan ini juga dibarengi dengan desakan agar kepolisian melakukan pengawasan ketat terhadap internal institusi. Hal ini bertujuan untuk memastikan tidak ada oknum anggota yang bermain mata atau memberikan perlindungan terhadap aktivitas ilegal tersebut.
Transparansi dalam setiap penindakan hukum menjadi kunci utama untuk meraih kembali kepercayaan masyarakat.
Sejauh ini, publik Semarang masih menanti gebrakan besar dari jajaran Polrestabes Semarang. Keberhasilan dalam memberantas praktik permainan angka gelap akan menjadi indikator penting bagi kredibilitas Kombes Pol Heri Wahyudi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama masa jabatannya ke depan.
Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan praktik ilegal ini akan semakin mengakar dan merusak moralitas warga di Kota Semarang serta menjadi preseden buruk bagi institusi kepolisian setempat.
EP